Minggu, 18 Okt 2026 NewsDaerahEkonomiSosokTren
Breaking
Beranda › Tren
Tren

Indonesia Digital MeetUp 2026 Resmi Dibuka, Wamen UMKM Dorong Pelaku Usaha Jadi Pemain Utama Ekonomi Digital

✍️ Ayu Lestari 🕒 15 Oct 2026 👁️ 6x dibaca
Wamen UMKM Helvi Yuni Moraza memberikan sambutan pada acara Indonesia Digital Meetup 2026, di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Wamen UMKM Helvi Yuni Moraza memberikan sambutan pada acara Indonesia Digital Meetup 2026, di Jakarta, Kamis (15/10/2026). Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal

UpdateYuk.id - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza meminta pelaku UMKM mempercepat transformasi digital agar mampu bersaing di pasar yang terus berkembang. Pesan itu disampaikan saat membuka Indonesia Digital MeetUp 2026 (IDM26) di Convention Hall, Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Helvi menilai UMKM harus ikut menikmati langsung manfaat dari besarnya potensi ekonomi digital nasional. Ia menekankan bahwa pelaku usaha kecil perlu tampil sebagai pemain utama di pasar mereka sendiri.

“Namun, besarnya pasar ini belum sepenuhnya diikuti oleh investasi dan pengembangan industri teknologi nasional. Bagi kita yang jelas, UMKM tidak boleh hanya menjadi penonton di pasar digitalnya sendiri,” ujar Helvi.

Ekonomi Digital Besar, Monetisasi Masih Rendah

Mengutip data Kementerian Komunikasi dan Digital, nilai ekonomi digital Indonesia pada 2025 diperkirakan mencapai sekitar US$ 99 miliar atau kira-kira sepertiga dari total ekonomi digital ASEAN.

Dari sisi transaksi, tren kesadaran digital masyarakat juga menguat. Data Bank Indonesia per Juli 2026 menunjukkan transaksi QRIS sudah melampaui 15 miliar transaksi, dengan 67 juta pengguna dan 45 juta merchant. Sebanyak 96,68% merchant tersebut adalah pelaku UMKM.

Meski begitu, Helvi menyoroti adanya paradoks dalam pemanfaatan teknologi, terutama kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Sekitar 92% pekerja di Indonesia telah mengenal AI dan kurang lebih 15% di antaranya sudah memakainya secara aktif. Di sisi lain, lebih dari 90% pelaku UMKM belum menerapkan AI dalam operasional bisnis harian.

“Inilah paradoks kita hari ini, aktivitas digitalmasyarakat tinggi, tetapi tingkat monetisasinya masih rendah,” kata Helvi.

Tantangan Ubah Pengikut Jadi Pendapatan

Menurut Helvi, banyak pelaku UMKM masih kesulitan mengubah lalu lintas atau jumlah pengikut (followers) di media sosial menjadi pendapatan nyata. Di era digital, konsumen disebut tidak lagi berpatokan pada banyaknya pengikut, tetapi pada keandalan sistem pendapatan dan kemampuan usaha menjaga pelanggan.

Urgensi pemberdayaan UMKM, lanjutnya, tidak lepas dari peran sektor ini sebagai tulang punggung ekonomi. UMKM menyerap 97% tenaga kerja dan menyumbang hingga 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Transformasi digital UMKM pun menjadi salah satu pilar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029 menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Hadirkan SAPA UMKM

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian UMKM menyiapkan platform SAPA UMKM. Platform berbasis Single Sign-On (SSO) ini memungkinkan pelaku UMKM mengakses beragam program pendampingan dan layanan pemerintah cukup dengan satu akun, tanpa harus mendaftar berulang kali. Saat ini, data platform tersebut telah mencakup 12,7 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Tentang IDM26

IDM26 merupakan acara tahunan unggulan (signature event) Smesco Indonesia, yang sebelumnya sukses digelar pada 2022 dan 2023. Ajang ini mempertemukan para ahli, komunitas digital, dan pengusaha UMKM dengan para pemangku kepentingan di ekosistem digital, guna mempercepat transformasi dan membantu UMKM naik kelas secara efektif.

Berlangsung hingga Jumat (16/10/2026), IDM26 menghadirkan sesi Conference dengan lebih dari 20 pembicara nasional dan internasional. Selain itu, ada Exhibition yang diikuti lebih dari 30 booth dari startup, penyedia tools, platform, dan perusahaan lain yang menawarkan produk untuk membantu UMKM berkembang dan naik kelas secara digital.

AL
Ayu LestariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update