IHSG Turun ke Level 6.541, Kapitalisasi Pasar BEI Tergerus Sepekan Terakhir
Updateyuk.id - Seluruh indikator utama pasar saham domestik bergerak loyo sepanjang perdagangan pekan kedua September 2026. Tekanan pada pasar modal menyeret turun kapitalisasi pasar (market cap) hingga nilai serta volume transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Rilis resmi otoritas bursa mencatat, kapitalisasi pasar BEI mengalami penyusutan sebesar 1,32 persen menjadi Rp11.446 triliun. Angka ini susut dibandingkan capaian pekan sebelumnya yang berada di level Rp11.599 triliun.
Sejalan dengan tergerusnya nilai market cap, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut tertekan ke zona merah. IHSG melemah 1,43 persen dan berada di posisi 6.541,377 pada penutupan perdagangan pekan ini, turun dari posisi pekan lalu di level 6.636,475.
Penurunan juga melanda likuiditas perdagangan secara keseluruhan. Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) bursa merosot 14,88 persen menjadi Rp16,36 triliun, dari pekan sebelumnya sebesar Rp19,22 triliun.
Kelesuan aktivitas transaksi semakin terlihat dari rata-rata volume perdagangan harian yang terpangkas signifikan hingga 26,34 persen, yakni menjadi 36,09 miliar lembar saham dibanding pekan lalu sebanyak 48,99 miliar lembar saham. Di saat bersamaan, frekuensi transaksi harian rata-rata ikut terkoreksi 7,07 persen menjadi 2,22 juta kali transaksi dari 2,39 juta kali pada pekan sebelumnya.
Dari sisi aliran dana pemodal asing, aksi lepas portofolio masih terus berlangsung. Pada penutupan perdagangan Jumat (11/9/2026), investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp690,19 miliar. Akibatnya, akumulasi net sell investor asing di sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd) 2026 membengkak hingga Rp71,415 triliun.
