Dishub Bekasi Bangun Tiga Halte Transjakarta di Jatiasih dengan CSR BJB Rp400 Juta
UpdateYuk.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi merencanakan pembangunan tiga halte Transjakarta di Kecamatan Jatiasih pada 2026 dengan dana CSR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJB) sebesar Rp400 juta. Halte utama di Komsen ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2026, sementara dua halte di Cipendawa menyusul.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bekasi Soenaryo menjelaskan rencana tersebut kepada Kompas.com, Kamis (22/10/2026).
“Artinya ada tiga halte yang akan dibangun. Satu halte yang besar di Komsen Jatiasih, dan di Cipendawa dua titik untuk keberangkatan dan kedatangan,” jelas Soenaryo saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (22/10/2026).
Anggaran Turun dari Usulan Awal
Dishub semula mengajukan dana CSR Rp500 juta untuk halte di Komsen dan Cipendawa. Namun anggaran yang tersedia kini Rp400 juta untuk kedua lokasi.
“Anggarannya turun jadi Rp 400 juta untuk dua lokasi,” ujar Soenaryo.
Lokasi Halte Komsen Dipindah
Dishub melakukan survei awal atau mutual check nol (MC-0) pada Jumat (16/10/2026), melibatkan BJB sebagai pemberi dana, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Bagian Pembangunan, pihak Transjakarta, serta pemangku kepentingan tingkat kecamatan dan kelurahan. Hasilnya, halte ditetapkan di depan Pos Polisi Subsektor Jatiasih, bukan di sekitar McDonald’s Jatiasih seperti rencana awal. Lokasi awal dinilai terlalu dekat dengan persimpangan dan pintu tol.
“Khawatirnya bisa mengganggu kelancaran lalu lintas ketika bus berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang,” ujar dia.
Konsep High Deck untuk Rute B41
Halte Komsen memakai konsep high deck, yakni peron lebih tinggi untuk menyesuaikan tipe bus Transjakarta rute B41 Cawang-Vida.
“Dari sisi luasan bangunannya sendiri itu hanya 2 meter kali 12. Kemudian karena ini haltenya tipe yang high deck, nah dia harus ada akses jalan yang menanjak ya, itu kurang lebih 14 meter ukurannya,” kata Soenaryo.
Kontrak pengerjaan antara pelaksana dan BJB berlangsung 60 hari kalender, sehingga halte diperkirakan selesai pertengahan Desember 2026. Dishub meminta pengerjaan dipercepat untuk mengantisipasi kendala musim hujan.
“Namun demikian, kami tekankan untuk bisa percepatan, khawatir terkendala oleh musim hujan. Tapi saya minta dipercepat, kalau bisa sebulan,” ujar dia.
Penumpang Selama Ini Menunggu di Trotoar
Titik pemberhentian B41 di Komsen Jatiasih saat ini belum memiliki halte yang memadai. Penumpang kerap mengantre di area terbuka dan menunggu bus di trotoar tanpa tempat berlindung, terutama saat jam sibuk. Titik ini melayani sekitar 2.000 penumpang per hari, dengan layanan B41 beroperasi pukul 05.00 hingga 21.00 WIB. Halte baru diharapkan meningkatkan kenyamanan penumpang saat menunggu, baik dalam cuaca panas maupun hujan.
