Selasa, 03 Nov 2026 NewsDaerahEkonomiSosokTren
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Mahakam Investment Forum 2026 di IKN, OIKN Tawarkan Insentif untuk Investor

✍️ Ayu Lestari 🕒 26 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 di IKN pada Kamis (22/10/2026) menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pelaku usaha dan sejumlah delegasi. Para investor pelopor membagikan pengalaman berinvestasi di Ibu Kota Nusantara, sementara sejumlah booth menjadi area bertukar pandangan mengenai potensi kerja sama ke depan.
Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 di IKN pada Kamis (22/10/2026) menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pelaku usaha dan sejumlah delegasi. Para investor pelopor membagikan pengalaman berinvestasi di Ibu Kota Nusantara, sementara sejumlah booth menjadi area bertukar pandangan mengenai potensi kerja sama ke depan. Foto: DOK. Humas Otorita IKN

UpdateYuk.id - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bank Indonesia (BI), dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (22/10/2026). Forum ini menjadi ajang mempertemukan pelaku usaha nasional, investor pelopor, serta delegasi dari enam negara untuk menjajaki peluang investasi dan mendorong transformasi ekonomi Kalimantan Timur serta Nusantara.

Dalam kegiatan tersebut, OIKN memaparkan berbagai fasilitas yang tersedia bagi investor, mulai dari insentif tax holiday dan super tax deduction hingga layanan perizinan satu pintu. Forum ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk menyampaikan kebutuhan, tantangan, dan kendala investasi secara langsung kepada pemerintah.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Sudiro Roi Santoso, mengatakan MIF dirancang sebagai wadah dialog untuk mempertemukan kebutuhan investor dengan dukungan yang dapat diberikan pemerintah.

“Saya juga ingin menyampaikan bahwa pembangunan Nusantara adalah sinergi antara pemerintah dan swasta,” ujar Roi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (26/10/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Roi memperkenalkan Invest Platform Nusantara atau INVESTARA. Platform tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha mengeksplorasi peluang investasi strategis di IKN. Ia juga menyambut para delegasi serta pengusaha nasional dan internasional yang hadir di Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara.

Menurut Roi, komunikasi langsung dengan investor menjadi bagian penting untuk memahami persoalan di lapangan sekaligus mencari solusi agar proses investasi berjalan lebih lancar.

“Hari ini, kami akan berdiskusi tentang langkah nyata berinvestasi di IKN. Ini adalah komitmen kami, Otorita IKN, mendengarkan segala solusi sekaligus hambatan di setiap langkah berinvestasi, termasuk di Ibu Kota Nusantara,” ujarnya.

Investor berbagi pengalaman menjalankan usaha di IKN

Mengusung tema “Trade, Tourism, Investment, and Industry: Enhancing East Kalimantan’s Economic Transformation”, MIF 2026 turut menghadirkan sejumlah investor pelopor untuk berbagi pengalaman berusaha di Nusantara. Perusahaan yang hadir antara lain PT Star Bright International Investment, PT Dian Jaya Indonesia, Mayapada Hospital Nusantara, dan PT Hauptstadt Indonesia Borneo.

Salah satu pengalaman yang disampaikan berasal dari Mayapada Hospital Nusantara. Direktur Mayapada Hospital Nusantara, Farah Alkatiri, menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit tersebut dimulai dengan peletakan batu pertama pada November 2023. Fasilitas kesehatan itu kemudian mulai beroperasi pada Oktober 2024.

Farah menilai dukungan perizinan dari OIKN membantu kelancaran proses pembangunan rumah sakit. Menurutnya, investor memperoleh kemudahan dalam mengurus perizinan gedung sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama.

“Untuk perizinan, kami sebagai investor sangat dipermudah oleh Otorita IKN. Seperti yang tadi sudah disampaikan (progres pembangunan), perizinan pembangunan gedung tidak perlu menunggu lama dari Otorita IKN,” ujar Farah.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu masukan mengenai dukungan yang dibutuhkan pelaku usaha untuk merealisasikan investasi di Nusantara.

Enam negara jajaki peluang kerja sama

Selain investor nasional, MIF 2026 dihadiri perwakilan diplomatik dan perdagangan dari Bangladesh, Belarus, Tunisia, Filipina, Hong Kong, dan Spanyol. Kehadiran delegasi tersebut membuka peluang penjajakan kerja sama di sektor perdagangan, industri, investasi, dan pengembangan kawasan.

Perwakilan Bangladesh, Abul, menilai kesamaan antara Indonesia dan negaranya dapat menjadi modal untuk memperluas pertukaran pengetahuan, khususnya terkait pembangunan perkotaan.

“Nusantara sedang membangun kota, kotanya hijau dan progresnya cepat. Semua orang tahu, Bangladesh dan Indonesia adalah saudara, kita memiliki banyak kesamaan,” katanya.

Abul juga menyampaikan peluang bagi kedua negara untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan, termasuk dalam pengembangan kota di Bangladesh.

Rangkaian forum berlangsung di Samarinda dan Nusantara

Mahakam Investment Forum merupakan bagian dari upaya memperluas komunikasi antara investor dan mitra internasional mengenai potensi pengembangan Nusantara dan Kalimantan Timur. Forum serupa juga melibatkan delegasi internasional pada penyelenggaraan 2025.

Pada 2026, rangkaian kegiatan MIF dimulai di Samarinda pada Rabu (21/10/2026), kemudian berlanjut di Nusantara pada Kamis (22/10/2026). Selain memperkenalkan peluang investasi, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menghimpun pengalaman dan masukan dari pelaku usaha.

Melalui kolaborasi antara OIKN, BI, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, forum ini diharapkan memperkuat komunikasi dengan investor nasional maupun internasional. Pembahasan mengenai insentif, perizinan, dan kebutuhan dunia usaha diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi realisasi investasi yang mendukung pembangunan Nusantara serta pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.

AL
Ayu LestariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update