Sosok Veronica Jessica, Dive Master yang Hilang dalam Tenggelamnya KM Feronia
UpdateYuk.id - Veronica Beatrix Jessica (23), pemandu selam profesional atau dive master asal Jakarta yang hilang setelah kapal wisata KM Feronia tenggelam di perairan Batu Bolong, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikenal keluarganya sebagai sosok perempuan mandiri, cerdas, dan pemberani.
Hingga hari ketujuh operasi pencarian, Senin (19/10/2026), Jessica masih menjadi satu-satunya korban yang belum ditemukan dalam kecelakaan kapal yang terjadi pada Selasa (13/10/2026).
Di mata keluarga, Jessica merupakan pribadi yang tangguh dan menyukai tantangan. Sejak kecil, ia dikenal memiliki kemauan kuat serta ketertarikan untuk mencoba berbagai hal baru.
Ibu Jessica, Anastasia Daisy, mengatakan keberanian dan tekad putrinya sudah terlihat sejak usia dini.
"Jessica itu anak yang punya kemauan keras, mencoba sesuatu yang baru, sekali lagi suka tantangan," ujar Daisy, Senin (19/10/2026), dilansir dari TribunFlores.
Memilih Hidup Mandiri di Labuan Bajo
Jessica diketahui baru sekitar satu bulan bekerja di perusahaan tempatnya beraktivitas sebelum kecelakaan KM Feronia terjadi. Ia merupakan anak kedua dari empat bersaudara.
Di tengah kesibukannya sebagai dive master, Jessica juga menjalani kuliah secara daring di London School of Public Relations (LSPR) Bali.
Keputusan Jessica untuk menetap dan bekerja di Labuan Bajo sempat menimbulkan pertanyaan di kalangan keluarga. Namun, Jessica mantap menjalani pilihan hidupnya sendiri.
Daisy mengatakan keluarga berupaya memberikan kepercayaan kepada Jessica agar dapat bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya. Ia juga menyerahkan perjalanan hidup putrinya kepada Tuhan, sembari meyakini Jessica mampu menjalani pekerjaan yang dipilihnya.
Berencana Pulang ke Rumah Saat Natal
Sebelum kecelakaan KM Feronia terjadi, Jessica sempat menyampaikan rencana untuk pulang ke rumah menjelang Natal pada Desember 2026.
Menurut Daisy, putrinya bercerita bahwa atasan di tempatnya bekerja memberikan kesempatan untuk mengatur jadwal kepulangan pada bulan tersebut.
Rencana itu membuat keluarga menantikan momen berkumpul bersama Jessica. Adik bungsunya, Joshua, yang masih duduk di kelas I SMP, juga menantikan kepulangan sang kakak.
Namun, harapan untuk kembali berkumpul bersama keluarga kini diselimuti ketidakpastian. Jessica belum ditemukan, sementara keluarga terus menanti kabar terbaru dari proses pencarian.
Keluarga Tetap Berharap Jessica Kembali
Daisy mengungkapkan bahwa keluarga sangat terpukul setelah menerima kabar tenggelamnya KM Feronia. Di tengah kesedihan, mereka berusaha saling menguatkan dan mempertahankan harapan agar Jessica dapat ditemukan.
"Kami menunggu kabar yang baik. Apa pun itu, kami sebagai orang tua dan keluarga besar tetap mengharapkan (Jessica kembali), tetapi kembali lagi kami berserah kepada Tuhan," tuturnya.
Bagi keluarga, Jessica bukan hanya seorang pekerja profesional yang berani mengambil tantangan dan memilih hidup mandiri. Ia juga seorang anak dan kakak yang kepulangannya masih dinantikan di rumah.
Di tengah berlanjutnya pencarian, keluarga berharap ada kabar baik mengenai keberadaan Jessica.
