Minggu, 02 Agt 2026 NewsDaerahEkonomiSosokTren
Breaking
Beranda › News
News

Satlantas Polres Situbondo Kejar dan Hentikan Bus Ugal-ugalan di Pantura, Penumpang Sempat Panik

✍️ M Taufik Hidayatulloh 🕒 27 Jun 2026 👁️ 15x dibaca
Bus pariwisata yang diduga ugal-ugalan di jalur Pantura Situbondo hingga akhirnya dihentikan Satlantas Polres Situbondo.
Bus pariwisata yang diduga ugal-ugalan di jalur Pantura Situbondo hingga akhirnya dihentikan Satlantas Polres Situbondo. Foto: Istimewa

Satlantas Polres Situbondo menghentikan bus pariwisata ugal-ugalan di jalur Pantura setelah laporan warga. Sopir ditilang dan tes urine menunjukkan hasil negatif.

UPDATEYUK.ID – Aksi cepat dilakukan Satlantas Polres Situbondo setelah menerima laporan masyarakat terkait sebuah bus pariwisata yang diduga melaju ugal-ugalan di jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, Jumat (26/6/2026) malam.

Bus tersebut diketahui sempat membahayakan pengguna jalan sejak wilayah Banyuglugur hingga Besuki sebelum akhirnya berhasil dihentikan petugas di kawasan dekat Mapolres Situbondo.

Baca Juga: DLH Situbondo Tegaskan Air Limbah Industri Wajib Penuhi Baku Mutu Sebelum Dibuang ke Laut

Laporan Warga Jadi Awal Penindakan Polisi

Kasus ini bermula dari laporan pengguna jalan dan rekaman video yang memperlihatkan bus pariwisata melaju dengan kecepatan tinggi serta beberapa kali melakukan manuver berbahaya di jalan raya.

Menurut keterangan polisi, kendaraan tersebut bahkan diduga menerobos lampu merah di kawasan Besuki sebelum akhirnya terus melaju menuju arah Situbondo kota.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satlantas langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan bus di perempatan dekat Mapolres Situbondo tanpa insiden tambahan.

Sempat Bahayakan Pengendara Lain di Jalur Pantura

Dari informasi yang dihimpun, bus pariwisata bernomor polisi AG 7419 BK itu dikemudikan oleh Bambang Sugiri (37), warga Kabupaten Wonogiri.

Sebelum dihentikan, kendaraan tersebut disebut beberapa kali hampir menabrak kendaraan lain dan memicu kepanikan pengguna jalan di jalur Pantura yang saat itu cukup padat.

Baca Juga: Truk Tangki Pertamina Disita Polisi di SPBU Banyuwangi, Distribusi Biosolar Sementara Terhenti

Seorang saksi mata menyebut bus bahkan nyaris menyebabkan kecelakaan serius di beberapa titik perjalanan.

“Bahkan mobil saya sempat dipepet hingga nyaris menghantam tiang jembatan dan nyaris kecemplung sungai,” ungkap seorang saksi dalam laporan yang beredar.

Selain itu, bus juga dilaporkan hampir menyebabkan sejumlah pengendara roda dua keluar jalur untuk menghindari tabrakan.

Polisi Lakukan Tilang dan Tes Urine Sopir

Setelah berhasil dihentikan, Satlantas Polres Situbondo langsung melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi bus. Selain memberikan tindakan tilang, polisi juga melakukan tes urine untuk memastikan kondisi sopir saat mengemudi.

Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan, tindakan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan kecelakaan lalu lintas.

"Kami mendapat informasi dari masyarakat dan pengguna jalan bahwa bus ini sejak dari Banyuglugur sudah membahayakan keselamatan dan juga menerobos lampu merah. Untuk itu, demi keselamatan bersama, kami melakukan penindakan," ujar Nanang.

Hasil pemeriksaan menunjukkan sopir dalam kondisi negatif dari penggunaan obat-obatan maupun zat terlarang.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan sopir negatif,” kata Nanang.

Polisi juga memastikan penumpang tetap dalam kondisi aman dan diberikan penjelasan agar tidak terjadi kepanikan saat proses penghentian kendaraan berlangsung.

MH
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update